Kampung Gambut Siantan Hilir

Komunitas pemberdayaan warga RW 33 Pontianak Utara.

~Bersama untuk lingkungan yang lebih baik~

black blue and yellow textile

SEJARAH KAMPUNG GAMBUT SIANTAN HILIR ~KUAT SIHIR~

Solusi Anda untuk Belajar, Wisata, dan Konservasi Jadi Satu

CERITA LOGO & TIPOGRAFI KUAT SIHIR

Cerita Logo

Logo ini menampilkan pohon besar dengan akar yang kokoh di atas tulisan Pusaka Tanah Gambut. Pohon tersebut menjadi simbol kehidupan, ketahanan, dan keberlanjutan. Sebagaimana lahan gambut yang menjadi penopang ekosistem global, pohon dalam logo mencerminkan kekuatan alam yang harus dijaga. Akar yang tertanam kuat menggambarkan fondasi sosial yang telah dibangun masyarakat RW 33 melalui BUM RW 33, di mana perselisihan diubah menjadi kolaborasi dan persatuan.

Warna hijau dan cokelat melambangkan kesuburan, harapan, dan harmoni dengan alam. Hijau juga identik dengan pertanian, konservasi, dan semangat ekologis, sesuai dengan lima sektor utama Kuat Sihir: agribisnis, edukasi, konservasi, dan pariwisata. Pohon yang rindang melambangkan kolaborasi dan solidaritas warga, seperti daun yang banyak namun tetap bersatu dalam satu batang kokoh.

Tulisan “Pusaka Tanah Gambut” menunjukkan bahwa gambut bukan hanya sekadar lahan, melainkan warisan (heritage) yang harus dijaga lintas generasi. Kata Pusaka mempertegas nilai sakral dan pentingnya keberlanjutan, sementara Tanah Gambut menegaskan identitas lokal sekaligus aset ekologis yang dimiliki.

Bagian bawah logo, “Kampung Gambut Siantan Hilir”, menjadi penanda geografis sekaligus identitas kolektif. Penegasan lokasi ini penting agar brand “Kuat Sihir” dikenal luas bukan hanya sebagai kampung biasa, melainkan ikon inovasi berbasis masyarakat di lahan gambut.

Tipografi “Kuat Sihir”

Nama Kuat Sihir merupakan singkatan dari Kampung Gambut Siantan Hilir, tetapi juga menyimpan makna magis yang unik. Kata Kuat menggambarkan kekokohan, ketahanan pangan, serta semangat gotong royong masyarakat dalam mengelola lahan gambut. Kata Sihir memberi nuansa metaforis, seolah kampung ini punya “daya magis” yang mampu mengubah konflik menjadi harmoni, lahan rapuh menjadi produktif, dan keterbatasan menjadi peluang.

Tipografi huruf yang digunakan pada logo memiliki gaya tegas namun ramah, dengan lekukan sederhana yang memudahkan keterbacaan. Hal ini mencerminkan bahwa CBT (Community-Based Tourism) dan agroeduwisata di Kuat Sihir terbuka untuk semua orang—ramah bagi pengunjung, sekaligus kokoh sebagai identitas warga. Warna hijau tipografi memberi nuansa hidup, segar, dan berkelanjutan, sesuai dengan pesan inti kampung: wisata edukasi berbasis alam yang lestari.

       Kampung Gambut Siantan Hilir, atau yang dikenal dengan sebutan Kuat Sihir, merupakan kawasan berbasis masyarakat yang terletak di RW 33, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara. Kawasan ini tumbuh dan berkembang di atas lahan gambut seluas lebih dari 1 juta meter persegi, menjadikannya sebagai salah satu wilayah potensial dalam sektor pertanian, peternakan, hingga ekowisata di Kota Pontianak. Perjalanan Kuat Sihir dimulai dari inisiatif seorang pemimpin lokal, Pak Irwan, yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua RW 33. Melihat seringnya terjadi perselisihan antar kelompok tani dalam pembagian bantuan pertanian, beliau mengambil langkah strategis dengan membentuk BUM RW 33 Badan Usaha Milik RW sebagai wadah penyatuan dan pemberdayaan warga. Sejak itulah, semangat kolaborasi dan solidaritas tumbuh, mengubah wajah RW 33 menjadi kawasan yang harmonis dan produktif.

       Kuat Sihir tidak hanya berfokus pada sektor pertanian, tetapi juga mengedepankan konservasi lahan gambut melalui pendekatan edukatif dan berkelanjutan. Program-program seperti pertanian terpadu, peternakan, perikanan, edukasi lingkungan, hingga kegiatan off-road menjadi bagian dari transformasi wilayah ini sebagai kampung produktif dan ramah lingkungan. Dengan dukungan dari 7 kelompok tani, 1 kelompok wanita tani (KWT), dan 1 PKK, BUM RW 33 mengembangkan lima sektor utama: Agribisnis, Edukasi, Konservasi, dan Pariwisata. Semua sektor ini terintegrasi untuk mencapai dua tujuan utama: menjaga fungsi ekologis lahan gambut dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

       Pengembangan yang dilakukan di Kampung Gambut juga didukung oleh PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Pontianak yang melakukan program Corporate Social Responsibility atau CSR dengan empat jenis program pengembangan yaitu Charity, Infrastructure, Capacity Building & Empowerment. Kini, Kuat Sihir tidak hanya menjadi simbol perubahan sosial, tetapi juga lokus inovasi dan ketahanan pangan lokal. Masyarakatnya tak hanya menanam, tapi juga merawat, melestarikan, dan menginspirasi.

CERITA KAMI

PRODUK PERTANIAN KAMPUNG GAMBUT

DAYA TARIK KAMPUNG GAMBUT

You didn’t come this far to stop

blue and white striped round textile
blue and white striped round textile
an abstract photograph of a curved wall
an abstract photograph of a curved wall
low-angle photography of blue glass walled building during daytime
low-angle photography of blue glass walled building during daytime

"Makin Kenal Kampung Gambut, Makin Sayang Dengan Alam”

Lokasi

Jl Dharma Putra Dalam Kelurahan Siantan Hilir Kecamatan Pontianak Utara, Kalimantan Barat, sebagai pusat pemberdayaan warga RW 33.

Jam Operasional

09:00 - 17:00